Sewa Mobil Surabaya Batu

18 February 2021

Sewa Mobil dari Surabaya ke Batu di SR transport

Kota Batu adalah sebuah kota di Provinsi Jawa TimurIndonesia. Kota ini terletak 90 km sebelah barat daya Surabaya atau 15 km sebelah barat laut Malang. Kota Batu berada di jalur yang menghubungkan MalangKediri dan MalangJombang. Kota Batu berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara serta dengan Kabupaten Malang di sebelah timur, selatan, dan barat. Wilayah kota ini berada di ketinggian 700-2.000 meter dan ketinggian rata-rata yaitu 871 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara rata-rata mencapai 11-19 derajat Celsius.

Kota Batu dahulu merupakan bagian dari Kabupaten Malang, yang kemudian ditetapkan menjadi kota administratif pada 6 Maret 1993. Pada tanggal 17 Oktober 2001, Batu ditetapkan sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang.

Kota Batu dikenal sebagai salah satu kota wisata terkemuka di Indonesia karena potensi keindahan alam yang luar biasa. Kekaguman bangsa Belanda terhadap keindahan dan keelokan alam Batu membuat wilayah kota Batu disejajarkan dengan sebuah negara di Eropa yaitu Swiss dan dijuluki sebagai De Kleine Zwitserland atau Swiss Kecil di Pulau Jawa Bersama dengan Kota Malang dan Kabupaten Malang, Kota Batu merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya (Wilayah Metropolitan Malang).

Sewa Mobil dari Surabaya ke Batu

SR transport Perusahaan Sewa Mobil di Surabaya juga melayani Perjalanan Wisata MalangBatuBromoBanyuwangiBaliJogjaSemarangBandung, Jakarta dan Destinasi wisata Indonesia lainnya.

SR transport memenuhi kebutuhan jasa transportasi anda selama di Surabaya tujuan ke Batu, armada kami antara lain Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Toyota Innova, Suzuki Ertiga, Toyota Hiace, Isuzu Elf, Totota Alphard, Mitsubishi Pajero, Mitsubishi Xpander, Toyota Fortuner, Toyota Vellfire, tersedia juga Mercedez Benz Sprinter. Armada kami selalu dalam kondisi prima, selalu siap melayani dan mengantar anda. Sebagai sarana transportasi Sewa Mobil Surabaya, kemanapun tujuan anda, baik dalam kota Surabaya maupun luar kota Jawa Timur atau hanya sekedar drop off bandara Juanda.

Harga Sewa Mobil dari Surabaya ke Batu

Berikut ini daftar Harga Sewa Mobil Surabaya ke Batu dengan mobil keluaran terbaru, bersih, nyaman dan terawat. Berikut tarif dan tipe kendaraan yang selalu siap mengantar dan mendampingi perjalanan Anda.

Daftar Harga Sewa Mobil dari Surabaya ke Batu
Jenis Mobil Paket Sewa 12 Jam Paket Sewa Perhari
Avanza Rp.500.000 Rp.650.000
Xenia Rp.475.000 Rp.625.000
Xpander Rp.525.000 Rp.675.000
Ertiga Rp.500.000 Rp.650.000
Innova Rp.600.000 Rp.750.000
Alphard Rp.2.350.000 Rp.2.700.000
Vellfire Rp.2.400.000 Rp.2.750.000
Fortuner Rp.1.300.000 Rp.1.550.000
Pajero Rp.1.350.000 Rp.1.600.000
Hiace Rp.1.250.000 Rp.1.450.000
Isuzu Elf Rp.1.150.000 Rp.1.400.000
Keterangan Harga di Tabel

Kami menjamin Harga Sewa Mobil dari Surabaya ke Batu lebih terjangkau di SR transport. Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam melayani Jasa Sewa Mobil Surabaya, kami selalu memberikan pelayanan terbaik dengan kondisi mobil yang prima dan selalu bersih serta driver professional yang berpengalaman.

Untuk Anda yang berencana liburan berwisata ke Batu segera hubungi SR transport Jasa Transportasi Sewa Mobil Surabaya terpercaya dan telah terdaftar serta legal didukung armada kendaraan keluaran terbaru serta pengemudi yang berpengalaman dan profesional ketika bertugas.

Tunggu apalagi, segera hubungi kami dan nikmati layanan jasa transportasi serta kesan perjalanan yang berbeda dari SR transport. Kontak admin buka 24 jam selama 7 hari, sewaktu-waktu anda menghubungi kami untuk pesan sewa mobil atau konsultasi sewa mobil admin siap membantu anda. Hubungi kami : Office Phone : (031) 99895814 / Sofyan : 0822-4438-3933 / Admin 1 : 0856-5535-7386 / Admin 2 : 0821-2560-8533.

Sejarah Kota Batu

Sejak abad ke-10, wilayah Batu dan sekitarnya telah dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan, karena wilayah adalah daerah pegunungan dengan kesejukan udara yang nyaman, juga didukung oleh keindahan pemandangan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan.

Pada waktu pemerintahan Kerajaan Medang di bawah Raja Sindok, seorang petinggi Kerajaan bernama Mpu Supo diperintah oleh Raja untuk membangun tempat peristirahatan keluarga kerajaan di pegunungan yang didekatnya terdapat mata air. Dengan upaya yang keras, akhirnya Mpu Supo menemukan suatu kawasan yang sekarang lebih dikenal sebagai kawasan wisata Songgoriti.

Atas persetujuan Raja Sindok, Mpu Supo yang konon kabarnya juga sakti mandraguna itu mulai membangun kawasan Songgoriti sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan serta dibangun sebuah candi yang diberi nama Candi Supo.

Di tempat peristirahatan tersebut terdapat sumber mata air yang mengalir dingin dan sejuk seperti semua mata air di wilayah pegunungan. Mata air dingin tersebut sering digunakan mencuci keris-keris yang bertuah sebagai benda pusaka dari Kerajaan Medang. Oleh karena sumber mata air yang sering digunakan untuk mencuci benda-benda kerajaan yang konon katanya bertuah dan mempunyai kekuatan supranatural yang dahsyat, akhirnya sumber mata air yang semula terasa dingin dan sejuk akhirnya berubah menjadi sumber air panas, dan sumber air panas itu sampai sekarang menjadi sumber abadi di kawasan Wisata Songgoriti.

Wilayah Kota Batu yang terletak di dataran tinggi di lereng pegunungan dengan ketinggian 700 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut, berdasarkan kisah-kisah orang tua maupun dokumen yang ada maupun yang dilacak keberadaannya, sampai saat ini belum diketahui kepastiannya tentang kapan nama “Batu” mulai disebut untuk menamai kawasan peristirahatan tersebut.

Dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu. Dari kebiasaan kultur Jawa yang sering memperpendek dan mempersingkat mengenai sebutan nama seseorang yang dirasa terlalu panjang, juga agar lebih singkat penyebutannya serta lebih cepat bila memanggil seseorang, akhirnya lambat laun sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau Batu sebagai sebutan yang digunakan untuk sebuah kota dingin di Jawa Timur.

Sedikit menengok ke belakang tentang sejarah keberadaan Abu Ghonaim sebagai cikal bakal serta orang yang dikenal sebagai pemuka masyarakat yang memulai babad alas dan dipakai sebagai inspirasi dari sebutan wilayah Batu, sebenarnya Abu Ghonaim sendiri adalah berasal dari wilayah Jawa Tengah. Abu Ghonaim sebagai pengikut Pangeran Diponegoro yang setia, dengan sengaja meninggalkan daerah asalnya Jawa Tengah dan hijrah ke kaki Gunung Panderman untuk menghindari pengejaran dan penangkapan dari serdadu Belanda (Kompeni).

Abu Ghonaim atau Mbah Wastu yang memulai kehidupan barunya bersama dengan masyarakat yang ada sebelumnya serta ikut berbagi rasa, pengetahuan dan ajaran yang diperolehnya semasa menjadi pengikut Pangeran Diponegoro. Akhirnya banyak penduduk dan sekitarnya dan masyarakat yang lain berdatangan dan menetap untuk berguru, menuntut ilmu serta belajar agama kepada Mbah Wastu.

Awalnya mereka hidup dalam kelompok (komunitas) di daerah Bumiaji, Sisir dan Temas, namun akhirnya lambat laun komunitasnya semakin besar dan banyak serta menjadi suatu masyarakat yang ramai.

Pariwisata Kota Batu

Pariwisata kota Batu merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Jumlah kunjungan wisatawan ke kota ini merupakan salah satu yang terbesar bersama dengan Bali dan Yogyakarta. Objek wisata kota Batu sangat beragam, dari sejarah, retail, pendidikan, hingga kawasan alam. Di objek wisata Songgoriti terdapat Candi Songgoriti peninggalan Kerajaan Medang dan arca Ganesha peninggalan Kerajaan Singhasari serta tempat peristirahatan yang dibangun sejak zaman Belanda.

Ada pula objek wisata terbaru di Kota Batu berupa wisata udara paralayang. Setiap hari Minggu, di alun-alun Batu diselenggarakan Pasar Wisata Minggu yang menjual makanan khas Batu serta berbagai macam kerajinan tangan. Jawa Timur Park merupakan salah satu tempat wisata paling populer di Jawa Timur.

Di Batu juga terdapat Batu Night Spectacular, merupakan taman hiburan remaja dengan beberapa wahana menyerupai Dunia Fantasi Ancol di Jakarta. Selain itu, ada juga tempat pariwisata pelajar dan keluarga yaitu Museum Satwa. Museum yang bertaraf internasional dan bergaya Yunani ini adalah museum di mana replika satwa di seluruh dunia yang belum punah dan yang sudah punah ada di sini. Kita juga dapat melihat replika kerangka hewan purba. Museum Satwa ini juga pernah menjadi tempat syuting video clip lagu dari The Virgin yaitu Belahan Jiwa. Berbagai sarana kegiatan luar ruang banyak tersedia dan yang paling terkenal adalah Beji Outbound yang terletak di Desa BejiKecamatan Junrejo.

Pada tahun 2014, di kota ini dibuka Museum Angkut yang merupakan museum koleksi alat transportasi yang ada di seluruh dunia. Museum ini menjadi museum transportasi pertama dan terlengkap di Asia. Selain itu, pada tahun 2015 di kota Batu juga dibuka The Bagong Adventure Museum Tubuh. The Bagong Adventure Museum Tubuh ini merupakan wisata pendidikan tentang anatomi tubuh manusia. The Bagong Adventure Museum Tubuh ini menjadi museum anatomi tubuh pertama di Indonesia dan terbesar di Asia. Pada tahun 2015 di kota Batu juga resmi beroperasi Predator Fun Park yang merupakan wisata pendidikan dengan koleksi hewan-hewan predator. Predator Fun Park terletak di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Saat ini ada pula tempat wisata baru, Jatim Park 3 yang datang dengan mengusung tema Dino Park. Jatim park 3 dengan luas 5 hektar hadir bersama 17 zona permainan yang siap untuk dijelajahi. Demi memudahkan pengunjung untuk menikmati wahana yang ada di tempat ini, wahana di bagi menjadi beberapa kategori.


Sumber : Sewa Mobil Surabaya - Rental Layanan Terbaik https://srtransportsby.com/
Selengkapnya : https://srtransportsby.com//artikel/256/Sewa-Mobil-Surabaya-Batu.html